Pertanyaan atasan gue: “Ini perusahaan yang nyaman, ketika kamu berkeluarga semuanya akan terasa. Yang kamu kejar bukan cuma materi, tapi lebih dari itu. Kebahagiaan.”
Pembukaan yang agak berat untuk ukuran blog gue yang isinya sampahan. Tapi atasan gue bilang gitu ke gue di saat pilihan udah di depan mata gue. Perusahaan tempat gue kerja sekarang bisa dibilang dream job. Ketika saat-saat yang dinanti ini datang, apa gue akan melepaskannya lagi suatu saat nanti?
Pemikiran gue masih terlalu dangkal untuk melihat diri gue 5 tahun mendatang. Sedangkal toilet jongkok terminal bus antar kota. Gue lagi menapaki learning zone yang cepat atau lambat akan berubah jadi comfort zone. Setelah itu hilang juga cita-cita gue.
Gue punya cita-cita berbuat sesuatu untuk Indonesia. Ya, sama seperti judul post kali ini. I’m proud to be Indonesian. terdengar muluk-muluk pastinya. Tapi gue mikir, kalo bukan gue dan generasi gue sekarang, siapa lagi yang bisa diandalkan buat membawa masa depan Indonesia ke arah yang lebih baik.
Tapi kalo gue tetep di perusahaan ini apa gue bisa mewujudkan semuanya? Sedangkan kalopun gue lepas dari sini, gue pun belum menentukan arah dan malah besar kemungkinan tersesat di persimpangan.
Kira-kira apa langkah nyata yang bisa diperbuat orang kayak gue untuk negara ini?
Jakarta, 25 Juli 2011
karyawan galau dengan idealisme mahasiswanya
(plis, jangan ketawain post blog gue yang sok serius ini)
